SEBUAH PENYADARAN PADA PANDOERA 2017

Halaman depan SMA Negeri 1 Sidoarjo tampak dipenuhi oleh siswa berpakaian bebas sekitar pukul 18.00 pada Sabtu, 22 April 2017. Malam itu, lampu berkelap-kelip terpasang sepanjang lorong bagian selatan dan beberapa siswa sedang mengantri di depan meja-meja yang dijajar rapi. Mereka merupakan para siswa yang akan menonton pementasan Teater Ambigu pada Pandoera 2017.

 

Tahun ini, Teater Ambigu dengan dukungan beberapa ekstrakurikuler yang ada di SMAN 1 Sidoarjo mengadakan pagelaran drama sebagai kegiatan tahunan dengan lakon Memeluk Embun. Seluruh siswa kelas XI diharuskan menyaksikan pementasan ini karena berkaitan dengan kompetensi dasar menonton dan menganalisis pementasan drama. Selain siswa kelas XI, tampak pula beberapa siswa kelas X dan XII menyaksikan Pandoera (Pagelaran Kedua Belas Teater Ambigu) tahun 2017.

 

Lakon Memeluk Embun menyiratkan bahwa kesuksesan hanya akan diraih oleh manusia yang kehidupannya dipenuhi oleh kerja keras. Watak dasar manusia memang sangat menyukai kenyamanan dan kemudahan. Pada lakon ini dikisahkan mengenai Samsudin yang tidak ingin mengeluarkan tenaga dan pikiran secara maksimal tapi mengharapkan kemapanan hidup. Sementara, Sang Bapak, Cak Man, adalah seorang petani tulen yang menganggap kesuksesan hidup haruslah dilandasi dengan kerja keras. Proses kehidupan yang beriringan dengan berjalannya waktu telah menyadarkan Samsudin bahwa hidup harus dilakukan dengan sebuah usaha untuk mencapai titik akhir yang menyenangkan.

 

Semoga pagelaran ini menjadi motivasi tambahan bagi para siswa SMAN 1 Sidoarjo untuk lebih memahami hidup dan kehidupan agar menjadi lebih bermakna. Kesadaran bahwa kehidupan tidak selamanya berjalan mendatar, tetapi kadang bergelombang dan terjal. Sekali lagi, semoga pagelaran Teater Ambigu di tahun-tahun mendatang tetap dapat memberikan  penyadaran-penyadaran baru dalam format yang berbeda dan menarik. Pandoera 2017! Asoi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *